COREtax Buat Siapa Saja? Jangan Sampai Anda Tidak Tahu!
Dalam era digital dan
bisnis yang semakin kompleks dewasa ini, kewajiban perpajakan seringkali
menjadi tantangan tersendiri. Mulai dari pelaku usaha, freelancer, hingga
individu dengan penghasilan tertentu seperti PNS bahkan karyawan swasta,
semuanya berpotensi memiliki kewajiban pajak yang sama. Di sinilah peran
software akuntansi dan pajak seperti COREtax menjadi sangat krusial.
Namun, masih banyak yang bertanya: Sebenarnya, COREtax ini buat siapa saja
sih? Apakah ini hanya akal-akalan pemerintah untuk menarik uang
sebanyak-banyaknya dari rakyatnya?
Artikel ini akan
mengupas siapa saja kelompok pengguna yang paling diuntungkan dengan keberadaan
COREtax. Jangan sampai Anda, yang mungkin termasuk di dalamnya, tidak memahami
manfaat besar yang bisa didapatkan, yang pada akhirnya berakibat pada kerugian
anda di masa yang akan datang. Bila artikel ini belum cukup jelas maka ada
baiknya Anda berkonsultasi dengan konsultan pajak terdekat misalnya dengan Konsultan Pajak Bandung dan Konsultan Pajak Jakarta.
Apa Itu COREtax? Sekilas Saja
COREtax adalah
software berbasis cloud yang dikembangkan oleh Core ini merupakan solusi
terintegrasi untuk mengelola perpajakan dan akuntansi. Fitur-fiturnya dirancang
untuk memudahkan penghitungan, pelaporan, dan kepatuhan pajak sesuai regulasi
terbaru di Indonesia (seperti e-Faktur, e-SPT, dan e-Bupot). Dengan antarmuka
yang user-friendly, COREtax bertujuan menyederhanakan proses administratif
perpajakan yang dikenal rumit. Lalu, siapa saja yang wajib mempelajarinya agar
mendapatkan manfaat dibaliknya?
1. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM)
“Saya kan usaha kecil, perlukah software seperti itu?” Pertanyaan
ini sangat umum. Justru UMKM adalah salah satu pengguna utama yang paling
diuntungkan oleh COREtax. Mengapa Cocok? Banyak pelaku UMKM mengelola
keuangan dan pajak secara manual atau dengan spreadsheet sederhana. Hal ini
rawan human error, memakan waktu, dan berisiko saat terjadi pemeriksaan pajak.
Berikut ini adalah beberapa manfaat COREtax untuk UMKM:
- Kepatuhan Pajak Mudah, yaitu membantu
membuat Faktur Pajak (FP) standar, menghitung PPN, PPh Pasal 21, 23,
4(2), dan menyusun SPT Masa/Tahunan dengan panduan yang terstruktur.
- Pengelolaan Keuangan Terpadu, dimana bukan
hanya pajak, fitur akuntansinya membantu mencatat transaksi, melihat laba
rugi, dan neraca secara real-time.
- Efisiensi Waktu & Biaya, dengan mengurangi
ketergantungan pada konsultan pajak untuk hal-hal rutin, sehingga biaya
operasional bisa lebih efisien.
- Skalabilitas, dimana software ini bisa
mengikuti perkembangan bisnis, dari yang transaksi sedikit hingga semakin
banyak.
2. Freelancer dan Professional
Para freelancer (desainer, penulis, programmer, konsultan) yang
penghasilannya sudah melebihi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) memiliki
kewajiban untuk membayar pajak (PPh Pasal 21 atau Pasal 4(2) Final). Freelancer
seringkali fokus pada pekerjaan inti dan menganggap administrasi pajak sebagai
beban. Mereka butuh solusi yang simpel, cepat, dan bisa dilakukan mandiri.
Berikut ini adalah manfaat COREtax untuk Freelancer:
- Penghitungan Pajak Mandiri. Dengan
memasukkan penghasilan dan bukti potong (jika ada), COREtax membantu
menghitung pajak terutang dengan akurat.
- Pengelolaan Faktur/Invoice. Anda dapat
membuat invoice yang profesional sekaligus mencatatnya untuk keperluan
pajak.
- Pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi.
Melalui fitur e-SPT yang terintegrasi memudahkan pelaporan SPT Tahunan,
baik untuk yang menggunakan formulir 1770 S, SS, atau 1770.
3. Perusahaan Startup
Startup yang sedang dalam fase growth membutuhkan fondasi administrasi
keuangan dan pajak yang rapi sejak dini. Kekacauan di awal bisa menjadi masalah
besar di kemudian hari. Startup perlu software yang scalable, cloud-based (bisa
diakses tim di mana saja), dan mampu menangani kompleksitas perpajakan dasar
seperti PPh 21 untuk karyawan, PPN, serta PPh 23 atas transaksi dengan vendor.
Beberapa manfaat COREtax untuk Startup adalah sebagai berikut.
- Dasar yang Kuat. Melalui penggunaan COREtax ini
berarti perusahaan sedang membangun sistem perpajakan yang compliant dari
awal, menarik bagi investor.
- Kolaborasi Tim. Akses cloud
memungkinkan founder, staf finance/ops, dan konsultan eksternal melihat
data yang sama.
- Fokus pada Bisnis Inti. Dengan
otomatisasi tugas pajak rutin, founder dan tim bisa lebih fokus
mengembangkan produk dan pasar.
4. Staf Finance, Akuntan, dan Tax
Officer di Perusahaan
Mereka ini adalah frontliner pengguna COREtax. Bagi mereka,
software ini adalah "senjata" utama menjalankan tugas harian. COREtax
menggantikan proses manual dan software lama yang tidak terintegrasi. COREtax
menjadi satu platform untuk berbagai jenis pelaporan. Apa saja manfaat COREtax
untuk Finance Profesional? Beberapa diantaranya adalah sebgai berikut:
- Otomatisasi Perhitungan: Otomatisasi
perhitungan PPh 21, PPN Keluaran/Masukan, PPh 23, dll, mengurangi error.
- E-Bupot & E-Faktur Terintegrasi: Fitur
e-Bupot untuk pemotongan PPh 23/26 dan e-Faktur untuk PPN ada dalam satu
sistem.
- Audit Trail: Meninggalkan jejak
audit yang jelas, memudahkan pelacakan dan pemeriksaan internal.
- Update Regulasi Otomatis: Tim Core
biasanya mengupdate sistem sesuai perubahan peraturan pajak terbaru,
mengurangi beban riset manual.
5. Konsultan Pajak dan Kantor
Akuntan Publik (KAP)
Konsultan pajak dan KAP membutuhkan tools yang andal untuk melayani
klien mereka secara efisien dan akurat. Mereka dapat menggunakan COREtax
sebagai tools operasional atau merekomendasikannya kepada klien (terutama klien
UMKM) untuk standardisasi data. Berikut inni adalah manfaat COREtax untuk
Konsultan Pajak:
- Efisiensi Proses Klien: Data dari
klien yang sudah menggunakan COREtax lebih rapi, sehingga proses review
dan finalisasi laporan lebih cepat.
- Manajemen Multi-Klien: Dapat
mengelola data beberapa klien dalam satu platform (sesuai paket lisensi).
- Nilai Tambah Layanan: Dapat
menawarkan paket layanan plus pengelolaan melalui software terpercaya
kepada klien.
6. Individu dengan Aset dan
Investasi yang Kompleks
Individu dengan penghasilan dari berbagai sumber (gaji, dividen, sewa
properti, bunga deposito, transaksi saham) membutuhkan pelaporan pajak yang
lebih detail. COREtax membantu mengkonsolidasi berbagai jenis penghasilan dan
penghitungan pajaknya dalam satu tempat. manfaat COREtax untuk Individu ini
diantaranya adalah:
- Konsolidasi Penghasilan: Mencatat
semua sumber penghasilan untuk penghitungan pajak akhir tahun yang
komprehensif.
- Pengelolaan Aset & Penyusutan: Jika
memiliki aset produktif (seperti property yang disewakan), fitur
akuntansinya dapat membantu mencatat penyusutan.
- Kepatuhan yang Lengkap: Memastikan
tidak ada penghasilan yang terlewat untuk dilaporkan, mengurangi risiko
pemeriksaan.
Dengan demikian COREtax
buat siapa saja sih? Jawabannya adalah untuk siapa saja yang memiliki
kewajiban perpajakan dan keinginan untuk mengelolanya dengan cara yang lebih
terstruktur, akurat, dan efisien. Dari pelaku usaha yang baru merintis,
profesional mandiri, hingga perusahaan yang mapan dan para ahli di bidangnya, semua
bisa mendapatkan manfaat. Intinya, jika Anda berurusan dengan penghitungan,
pembayaran, atau pelaporan pajak di Indonesia.
Jangan sampai Anda
tidak tahu! Mengabaikan manajemen pajak yang baik bisa berakibat pada
denda, sanksi, atau stres administrasi yang menghambat produktivitas. Di era
digital ini, memanfaatkan teknologi seperti COREtax bukan lagi sebuah
kemewahan, melainkan langkah cerdas untuk memastikan kepatuhan dan kesehatan
finansial bisnis atau keuangan pribadi Anda.
Yang perlu anda
lakukan adalah segera mengunjungi situs resmi COREtax DJP untuk mempelajari
fitur, mencoba demo, atau konsultasi langsung mengenai kebutuhan spesifik Anda
dengan konsultan pajak. Pilihlah paket yang sesuai dengan skala dan
kompleksitas kewajiban pajak Anda, dan mulailah mengelola pajak dengan lebih
percaya diri. Semoga bermanfaat, Salam Sukses Selalu.


Posting Komentar untuk "COREtax Buat Siapa Saja? Jangan Sampai Anda Tidak Tahu!"